About Us

Jumat, 12 Oktober 2012

Target Pertahankan Gelar

 


 
Optimis tinggi di usung oleh pasukan CLS Knights Good Day Surabaya dalam turnamen Pre Season NBL Indonesia 2012.  Masuknya pelatih baru di tambah dengan 3 pemain baru yang memiliki jam terbang tinggi, menambah optimis tim kebanggan kota Surabaya ini.  Apalagi, tahun lalu, CLS berhasil menjadi juara di turnamen Preseason.

"Untuk Musim turnamen Preseason ini, targetnya tentu mengulang kembali momen tahun lalu yaitu menjadi Juara", Ungkap Operational Manajer baru CLS Knights, Mulyohadi Soesilo.

Kedatangan Dian Heryadi yang di rekrut dari Muba Hangtuah untuk mengantikan posisi Agustinus Indrajaya yang memutuskan pensiun, menjadi nilai plus lainnya.  "Dian adalah center yang menjanjikan.  Kalau saya analisis, kelemahan kami selama ini berkaitan dengan Rebound.  saya kira Dian bisa mengemban tugas sebagai rebounder penting CLS," Pendapat Coach Dong Vergeire, lewat NBLIndonesia.com.

Selain itu, kehadiran dua rookie yang berpengalaman di level Libama Nasional juga memiliki peranan penting dalam kekuatan CLS.  Wisnu yang berposisi sebagai point guard di proyeksi melapisi PG utama, Dimaz Muhhari.  Sedangkan Andrian Bintoro yang berposisi di Small Foward punya peranan penting mengantarkan UBAYA (Universitas Surabaya) menjadi Runner-up di level LIBAMA.

Masuknya tiga pemain baru itu akan menambah daya gempur dari pasukan CLS Knights, di tambah dengan sentuhan pelatih asing asal Philipina, Eduard "DONG" Vergeire yang menerapkan motode Korean Style, Cepat dan Taktis.  karakter itu sangat cocok di terapkan dalam CLS, seperti yang di terapkan oleh Wan Amran dua tahun silam bersama CLS.  Hasilnya sudah terbukti ampun.  

Dengan Kombinasi Pelatih dan pemain baru, pencapaian musim lalu di turnamen preseason bukan hal mustahil untuk di ulangi lagi.  Dan ini Ujian pertama bagi coach Dong Vergeire di kompetisi basket profesional Indonesia.  

Good Luck CLS Knights Good Day.

(rntj)

Jadwal  Pertandingan CLS Knights di Pre-Season Turnamen Speedy NBL Indonesia 2012 :



Selasa, 25 September 2012

Kehilangan Indra, CLS Dapatkan Pengganti Sepadan



CLS Knights Siap Tempur di NBL Indonesia 2012-2013

Menghadapi Pre-Season Tournament 2012 dan Season 2012 / 2013 NBL Indonesia, Tim CLS Knights Good Day melakukan beberapa perubahan yang cukup signifikan.
Perubahan pertama yang dilakukan adalah pada posisi General Manager (GM), yang mana mantan Pelatih Kepala CLS Knights di musim lalu, Bpk. Risdianto Roeslan, mengisi posisi GM ini. Beliau juga merangkap posisi GM untuk Tim Surabaya Fever,  yang juga berada di bawah Manajemen yang sama dengan CLS Knights.

Dengan kosongnya posisi Pelatih Kepala yang ditinggalkan oleh Bpk. Risdianto Roeslan, CLS Knights merekrut Mr. Eduard Vergeire dari Filipina untuk mengisi Jabatan tersebut.
Coach Eduard Vergeire adalah mantan Pelatih Nasional Filipina di era akhir tahun 90an.

Di sisi Pemain, CLS Knights kehilangan Agustinus Indrajaya, yang telah memutuskan untuk pensiun dini, karena kondisi orang tuanya yang sudah sakit-sakitan sehingga mengharuskan dia untuk segera melanjutkan usaha keluarganya.  Tanpa Indra, posisi Big Man CLS Knights menjadi cukup rawan,  dan untuk menutupi kendala itu Manajemen melakukan deal trade Pemain yang mengirimkan Elia Bukit ke Hangtuah Sumsel dan mendatangkan Dian Heryadi ke CLS Knights.

Dian Heryadi diharapkan bukan sekedar dapat mengisi kekosongan dengan hilangnya Indrajaya, tapi juga menjadi motor di posisi Big Man bagi CLS Knights.  Dua musim terakhir bersama MUBA Hangtuah, Dian Heryadi menunjukan performa yang sangat impresif, 2x berturut - turut menjadi All Star NBL, bahkan meraih penghargaan sebagai Rebounder terbaik 2 musim lalu.  Di musim lalu Dian Heryadi juga sangat produktif dan masih terdaftar sebagai salah satu Big Man terbaik di NBL Indonesia.

Selain Dian Heryadi, CLS Knights juga mengontrak 2 orang Rookie , A.A. Ngurah Wisnu Saputra dan Adrian Bintoro dari Universitas Surabaya (UBAYA).
 

Senin, 24 September 2012

CLS Peringkat Keempat Phuket Open


CLS Knights Surabaya mendapatkan modal bagus menjelang Preseason Tournament Speedy NBL Indonesia 2012 di DBL Arena, Surabaya, pada 13–21 Oktober mendatang. Pada laga pemanasan di TOA Thailand Open Championship 2012 di Phuket, CLS berhasil menempati posisi keempat.

Dalam laga perebutan peringkat ketiga kemarin (22/9), Dimaz Muharri dkk kalah oleh tim tuan rumah PEA dengan skor 76-93. CLS berhasil melaju ke babak empat besar dengan meraih dua kemenangan. Masing-masing atas tim Australia Postnet Gators (84-74) dan Brunei CS Cold Storage (89-57).
Sebelumnya, pada babak penyisihan, CLS kalah tiga kali. Yaitu melawan Rising Star (Thailand), United Teams (Amerika Serikat), dan PEA (Thailand).

’’Saya tidak ikut ke Thailand. Namun, dari laporan yang saya terima, permainan kami berkembang. Pemain juga puas dengan pelatih dan asistennya. Chemistry juga mulai terbentuk,’’ kata Bos CLS Christopher Tanuwidjaja kemarin.

Itop –panggilan Christopher Tanuwidjaja– menambahkan, kalah tiga kali bukan hasil yang buruk. Sebab, dua tim Thailand diperkuat masing-masing dua pemain asing asal AS.

Di antara enam kontestan, hanya CLS, Brunei CS, dan United Teams yang tidak diperkuat pemain asing. Bahkan, tim Australia menyewa jasa pemain dari AS. ’’Bisa mendekati level tim-tim tersebut, saya kira, cukup bagus. Sebab, tim tuan rumah habis-habisan. Terutama untuk mengimpor pemain asing,’’ imbuh Itop.

General Manajer CLS Risdianto Roeslan menambahkan, kehadiran pelatih asal Filipina Edward ”Dong” Santos Vergeire dan asistennya, Reonel Parado, sejauh ini bisa mengangkat performa CLS. Sebanyak 12 pemain yang dibawa ke Thailand, ucap Risdi, tampil cukup bagus dalam enam pertandingan.

Ambil contoh shooting guard Jeffry Bong yang tak cukup bagus musim lalu, ternyata, bisa tampil baik. Saat CLS mengalahkan Brunei, Jeffry menjadi top scorer dengan 20 poin. Hebatnya, 18 poin dicetak dalam 5 menit di kuarter empat.

’’Dari pengalaman, sistem yang diterapkan, dan kemampuan adaptasi, Coach Dong cukup bagus. Hasil ini, saya kira, menjadi modal bagus menjelang preseason tournament,’’ tegas Risdi. (nur/c13/ang)


Source : NBLINDONESIA.COM

Rabu, 29 Agustus 2012

CLS Rekrut Mantan Pelatih Timnas Filipina




Tim basket kebanggaan publik Surabaya,CLS Knights, terus melakukan pembenahan untuk menghadapi Speedy NBL Indonesia musim 2012-2013.Juara Preseason Tournament NBL Indonesia 2011-2012 itu telah secara resmi merekrut pelatih baru asal Filipina Edward Santos Vergeire.

Berita tersebut disampaikan secara langsung oleh Managing Partner CLS Christopher Tanu widjaja. Edward akan menggantikan posisi pelatih CLS sebelumnya, Risdianto Roeslan, yang posisinya digeser menjadi general manager. Bergabungnya Edward ke CLS diyakini membuat Speedy NBL Indonesia musim mendatang akan berjalan semakin seru. Sebab, Edward punya track record hebat di Filipina. 

Pelatih yang akrab disapa Coach Dong itu pernah membesut Timnas Filipina pada era 1990-an. Di tangannya, Timnas Filipina mampu dibawa merebut medali emas di SEA Games 1997. 

”Coach Dong tipe pelatih yang mengadopsi gaya main run and gun. Style tersebut sangat cocok diterapkan dengan karakter permainan CLS yang mengandalkan kecepatan. Bergabungnya Coach Dong juga menjadi bukti keseriusan CLS untuk mengincar gelar juara di musim kompetisi 2012- 2013,” tegas Christopher. 

Proses negoisasi antara Coach Dong dan CLS berlangsung cepat. Pendekatan terhadap pelatih tersebut telah dimulai setelah event NBL All-Star 2012 di Surabaya. Tak butuh waktu lama, manajemen CLS memutuskan untuk mengikat kerja sama dengan Coach Dong selama dua musim kompetisi.

Coach Dong pun tak sabar ingin segera memulai kompetisi bersama CLS. Bagi dia, ke sempatan untuk menjajal kompetisi di Indonesia merupakan impian yang telah lama ingin dia wujudkan. Surabaya bukan kota yang asing baginya. Sebab, dia per nah membawa Timnas Filipina bertanding di Kota Pahlawan di turnamen SEABA pada 1996.

”Saat ini saya berusaha untuk beradaptasi dengan karakter pemain-pemain di CLS. Tim ini punya deretan pemain dengan kemampuan spesial. Dengan materi pemain seperti itu, saya percaya tim ini mampu menjadi juara pada musim kompetisi mendatang,” tegasnya. (nay/c8/diq)

Source : NBLindonesia.com

Kamis, 19 Juli 2012

Naga “CHEN” & Singa “LO”







Dalam budaya khas masyarakat Tionghoa yang begitu luas, punya sederetan filosofi-filosofi yang masih kental di aplikasikan kedalam kehidupan sampai saat ini.  Lambang hewan Naga, sering di artikan sebagai hewan paling bagus dan mendatangkan kemakmuran bagi manusia.  Sedangkan Singa merupakan hewan yang dapat mendatangkan keberuntungan dalam kehidupan.  


Di lain sisi, CLS Knights Good Day juga memiliki dua pemain yang erat kaitannya dengan Naga dan Singa.  Berbeda, dalam hal ini adalah pemain yang memiliki karakter seperti Naga dan Singa, bukan seperti filosofi-filosofi menurut budaya Tionghoa.  Karakter kuat terpancar dari NAGA adalah Kuat, Besar, tangguh, dan Menakutkan.  Karakter Keras, Cerdik, Cepat, dan Mematikan nampak dari sebuah hewan Singa.


Dua Pentolan CLS Knights Good Day itu adalah Freddy Chen (26th) dan Herman “Wewe” Lo (23th).  Freddy Chen merupakan pemain yang identik dengan karakter Naga dan dia lebih dulu masuk ke pentas bola basket Profesional pada tahun 2009, sementara Herman Lo atau akrab di sapa Wewe masih tergolong rookie di sana (masuk ke NBL Indonesia pada tahun 2011) dan punya karakter bermain keras, cerdik, cepat dan mematikan di bawa ring.


Uniknya, kedua pemain potensial ini berasal dari daerah yang sama, yakni Pematang Siantar.  Sebuah kota berkembang di propinsi Sumatera Utara.  Bukan sebuah kebetulan, kedua pemain jebolan Ubaya (Universitas Ubaya) sama-sama bermain di posisi Center atau power foward.  Akan tetapi karakter gaya permainanlah yang menjadi membedakan mereka berdua.  Tidak jarang, perpaduan Freddy dan Wewe dilapangan menjadi senjata bagi CLS Knights menghadapi lawan-lawannya.  Dengan kehadiran mereka juga, membuat CLS Knights Good Day Surabaya makin menyeramkan.


Puncaknya, hanya ada satu target dalam diri Freddy dan Wewe, untuk mengantarkan CLS Knights Good Day ke tangga Juara, dan menjadi Dua orang warga Pematang Siantar yang pernah mencicipi Gelar juara di level profesional. (rntj)


Biodata
Freddy Chen
Lahir : 7 Februari 1986
Tinggi/Berat : 192cm/ 83kg


Herman Lo
Lahir : 28 Februari 1989
Tinggi/Berat : 193cm/ 90kg



Perjalanan Karir
Freddy Chen
“Saya bermain basket semenjak SMA, awalnya di ajak oleh teman-teman karena postur tubuh saya sudah menjulang tinggi.  Entah di kemudian hari, saya bertemu dengan seorang pemain bola basket yang sudah veteran, dan dia tertarik dengan saya.  Mulai dari situ saya terus berlatih basket dengan pemain veteran itu dan dia yang mengajarkan berbagai macan teknik bermain basket yang benar.  Salah satu teknik yang di ajarkan adalah teknik menembak Sky hook hehe..  Setelah lulus SMA, saya bergabung dengan tim basket Mikroskil Medan, dari sana saya mulai eksis di dunia basket sampai sekarang.”


Herman Lo
“Awal mula bermain basket pada saat SMA kelas 1, saat itu lagi ada pertandingan antara OSIS kelas.  Karena kelas saya tidak ada pemain, saya di ajak teman karena badan saya yang tinggi. Dan kelas aku langsung juara.  Mulai dari sana, saya kembali di ajak oleh teman untuk ikut klub basket sekolah, yah hitung-hitung mengisi waktu luang saja.  Akhirnya saya berhasil jadi pemain inti dan mengantarkan tim sekolah saya menjuarai beberapa turnamen di Medan.  Setelah lulus SMA, saya di ajak untuk bergabung dengan Mikroskil Medan.  Dari Mikroskil Medan saya di tarik menuju CLS Knights.  Sebelum bermain di CLS Knights, saya bermain di level Libamanas bersama tim UBAYA (Universitas Ubaya).”


Kelebihan & Kelemahan
Freddy Chen
(Kelebihan)  Semangat tinggi mewarnai permainan Freddy.  Cukup berani bermain di bawa ring dengan menghadapi musuh yang lebih besar dan memiliki lompatan yang tinggi.  Punya kemampuan istimewa yaitu tembakan Sky hook.  Keunggulan postur dalam block, rebound dan slam dunk.

(Kekurangan)  Over confidence (terlalu percaya diri).  Size badan yang kecil untuk posisi Bigman di Indonesia.  Akurasi tembakan dan free throw yang  buruk.  Man to man marking yang masih lemah.  


Herman Lo
(Kelebihan)  Pandai membaca situasi.  Cerdik dalam mencari posisi.  Handal dalam melakukan penjagaan.  Punya skill layaknya seorang Point guard.  Punya gerakan Cepat untuk ukuran seorang Center.


(Kekurangan)  Masih butuh Jam terbang.  Akurasi tembakan yang masih lemah.  Inkonsisten penampilan.  Size badan yang kurang berotot.  Terlambat panas.


NBA Favorite Team & Player
Freddy Chen
Boston Celtics dan Kevin Garnett


Herman Lo
Phoenix Suns dan Steve Nash



Kesan Tentang CLS Knights Good Day
Freddy Chen

Saya senang bermain di CLS Knights, tim ini memiliki deretan pemain senior yang banyak membantu dan manajemen yang tangguh.  Saya enjoy bermain untuk CLS dan warga Surabaya.  


Herman Lo
Gue bangga bisa bergabung dengan CLS Knights Good Day.  Walaupun musim pertama saya di sana, harus merasakan kegagalan. Masih ada musim depan, so keep Fight...


Sabtu, 05 Mei 2012

CLS Gagal Mengapai Impian


CLS Knights Good Day Surabaya gagal mengejar impian mereka untuk Menjuarai Flexi NBL Indonesia 2011/2012.  Kegagalan itu tentu sangat menyakitkan, dimana ekspetasi tinggi dari para penggemar bola basket  dan target yang tentu di canangkan oleh tim Manajemen adalah Juara.  Kegagalan tahun itu memang terasa sangat berat sekali, kesedihan pun terpancar dari seluruh jajaran pemain dan official dari CLS Knights Good Day.  Padahal, Indrajaya dkk sempat meraih hasil positif di laga pembuka Championship Series dengan mengalahkan Garuda Bandung dengan skor 54-45.

Sayangnya, hasil Positif itu tidak terulang lagi di pertandingan selanjutnya dalam babak Championship Series yang di laksanakan di kota Yogyakarta, yang mengunakan regulasi format Double Elimination. Di babak selanjutnya itu, CLS harus mengakui keunggulan Satria Muda 53-61.  Kekalahan tersebut di sebabkan buruknya peforma dari para pemain CLS, bukan karena lawan yang tampil lebih baik.  Banyak sekali kesalahan-kesalahan dasar dari para pemain CLS malam itu.  Kekalahan tersebut membuat tim besutan Risdianto Roeslan itu kembali bertemu dengan Garuda Bandung dalam partai do-or-die untuk memperebutkan jatah tiket ke Semifinal.  

CLS Knights Good Day dan Garuda Bandung sama-sama memiliki 1 kekalahan.  Dimana dalam Format Double Elimination, setiap tim yang telah kalah dua kali harus tersingkir.  

Bertemu dengan Garuda yang kedua kalinya di Championship Series tidak membuat anak-anak tampil sebaik pertemuan pertama.  Kembali lagi penyakit yang terjadi ketika bertemu dengan Satria Muda terulang.  Kesalahan-kesalahan yang di timbulkan oleh para pemain sendiri.  CLS Knights GoodDay harus mengakui keunggulan Garuda 59-67 malam itu.  Hasil itu membuat CLS harus tersingkir dari Championship Series dan Garuda Bandung melaju ke partai Semi Final.  "Dari akurasi free throw aja sudah jelas sebab kekalahan kami. Ini kesalahan kami sendiri,"Kata Shooting Guard Saputra Wijaya seperti yang di kutip dari NBLIndonesia.com.

"Kami mohon maaf kepada seluruh fans, hasilnya tidak sesuai dengan apa yang kita impikan," ungkap Sandy Kusuma di account Twitter-nya. "Terima kasih sudah mendukung kami selama 1 musim ini.  Musim depan kita akan kembali lagi dengan semangat baru.  Kalian luar biasa," tambah Sandy Kusuma Shooting Guard CLS Knights yang berasal dari Jember. 

(rntj)
Photo By Jawapos Group

Hasil Championship Series Flexi NBL Indonesia 2011/2012 di Yogyakarta :
Game 1 : CLS Knights Good Day vs Garuda Speedy Bandung 67-59
Game 2 : CLS Knights Good Day vs Satria Muda Jakarta 53-61
Game 3 : CLS Knights Good Day vs Garuda Speedy Bandung 59-67

Turun Satu Peringkat




Bertengger di Peringkat 5 Klasemen Flexi NBL Indonesia 2011/2012
Dalam Flexi NBL Indonesia 2011/2012, CLS Knights Good Day Surabaya mencatatkan hasil yang berbeda dengan musim lalu atau bisa di katakan bahwa musim ini menurun di banding dengan musim lalu.  Jika musim lalu, CLS berhasil finish di peringkat 4(empat) Klasemen dalam Seri Reguler.  Tahun ini Dimaz dkk harus puas bertengger di peringkat Lima Klasemen.  Itu menandakan CLS Knights harus turun satu peringkat di banding musim sebelumnya.


Untuk Musim 2011/2012, sebanyak 33 pertandingan di lalui oleh setiap tim (total ada 12 tim).  Dimana masing-masing tim akan bertemu sebanyak 3 kali, dalam 6 Seri di berbagai kota.  Seri pembuka di selenggarakan di kota Bandung, dan di akhiri di kota Jakarta.  CLS Knights Good Day sendiri mencatatkan Statistik dengan rekor 23 Kemenangan dan 10 Kekalahan dari total 33 laga yang di jalanin dalam seri reguler. Total Poin yang di bekukan adalah 56 poin, selisih 3 poin dengan peringkat 4 yaitu Garuda Bandung. 


Hasil di reguler kami memang tidak konsisten di tiap-tiap seri.  Itu pelajaran bagi kami dari pemain untuk terus bekerja keras dan berbenah," Ujar Dimaz Muhhari memberikan pendapatnya.  Hal senada juga di tegaskan oleh Christopher Tanuwidjaja selaku Managing Partner CLS Knights Good Day, "Permainan anak-anak selalu naik turun di tiap-tiap seri, padahal secara kualitas mereka bisa lebih baik dari hasil ini.  Tapi saya tetap bangga dengan kerja keras mereka, terima kasih sudah fight selama musim ini".


Produktifitas Para Pemain
Dari catatan statistik para pemain di musim 2011/2012, Nama Sandy Kusuma (SG) bertengger di posisi pertama pencetak skor terbanyak bagi CLS Knights Good Day 280 poin (8.4 Poin/Game).  Di susul kemudian oleh Andrie Ekayana (SF) dengan 272 poin (8.7 Poin/game). Yayan sapaan akrab Andrie Ekayana hanya bermain sebanyak 31 game sedangkan Sandy tampil di seluruh pertandingan di seri reguler sebanyak 33 game.  


Untuk urusan FG (Field Goal) terbaik, di pegang oleh Andrie Ekayana dengan 45.8%. Hasil ini juga membuktikan bahwa Andrie Ekayana mulai kembali pada peforma terbaiknya, walaupun musim lalu harus mendekap dengan cidera yang di deritanya.  "Saya hanya berusaha untuk selalu maksimal di setiap kesempatan yang di berikan oleh pelatih.  Ngak ada lain selain main mati-matian untuk tim", Ungkap Yayan mengenai perolehannya tersebut dengan rendah hati.


Sang kapten Agustinus Indrajaya memimpin perolehan Rebound terbanyak, dengan total 192 (6.4 Rebound/game).  Di susul dengan Dimaz Muhhari di peringkat kedua 182 (5.5 Rebound/game).  Ini sebuah fakta yang cukup mengejutkan, bahwa seorang Point Guard bisa memperoleh Rebound yang sangat banyak.  Sedangkan untuk Assist dan Steal, Nama seorang pemuda asal Binjai masih menjadi yang paling Produktif.   Dimaz Muhhari mengumpulkan 119 Assists dan 95 Steals bagi CLS Knights Good Day.


(rntj)
(Photo by Yoga Prakasita)