About Us

Jumat, 04 Februari 2011

Sniper Handal

Player of the Week Profile

Sandy “ Keceng” Febiansyakh : si Kurus yang Tajam



Layaknya seorang Sniper handal yang memiliki naluri membunuh dan akurasi tinggi lewat tembakan jarak jauhnya, demikian juga dalam Olahraga Bola Basket seorang Penembak jarak jauh juga sangat dibutuhkan untuk menghasilkan points sebanyak-banyaknya dengan tembakan - tembakan yang tidak mengenal kata ampun bagi keranjang lawan.



Keahlian seorang Sniper handal itu ada dalam diri Sandy Febiansyakh, Pemain yang masih muda ini bahkan sudah pernah mencicipi jadi Mesin Points bagi Nuvo CLS Knights dalam beberapa pertandingan. Terutama di Musim 2010-2011 ini, semenjak ditangani oleh Coach W. Amran, perkembangan Sandy drastis melonjak, bahkan saat ini Sandy sudah dipercaya untuk menjadi Starter dalam Tim.



Memiliki badan yang kurang berisi alias Kurus atau “Keceng” (dalam Bahasa Jawa), tidak menghalangi Sandy menjadi seorang Pebasket handal. Dia berhasil menutup kekurangan tubuhnya tersebut dengan keahlian menembak yang belum tentu dimiliki oleh pemain lain.
"Saya terus berlatih keras dan selalu memohon berkat dari Yang Di Atas, kedua hal itu yang saya yakini menjadikan saya seperti sekarang ini,” jelas Sandy dengan bijaksana.
Selain kemampuan tembakan 3 angkanya yang sering "menusuk jantung lawan", Pemain Muda asal kota Jember ini juga semakin mengancam para lawannya dengan ketajaman Drive Lay-Up dan Insting Rebound-nya.

Naluri Keceng (panggilan akrab Sandy) sebagai seorang Penyerang, mengantarkannya sebagai pendulang Points kedua terbanyak setelah Agustinus Indrajaya bagi Nuvo CLS Knights.

Dalam perolehan Rebounds, Sandy-pun berada dalam urutan 3 besar, dengan total 97 Rebounds. Sebuah perolehan yang hebat, bagi seseorang dengan size tubuh yang tipis dan harus berbaku hantam dengan para raksasa di bawah Ring.



Pujian pun mengalir dari mulut Coach Amran, "Dia tipe Anak muda yang cepat berkembang dan beradaptasi, saya berani memberikan dia kepercayaan sebagai Starter, karena kemampuan dan kemauannya sangat tinggi"



Bagi Sandy semua pujian atas dirinya tidak berarti apa - apa jika dia belum berhasil mewujudkan impian dia yang sesungguhnya, yaitu mengantarkan Nuvo CLS Knights Surabaya menjadi Juara NBL Indonesia.

(rntj)




Sandy Febiansyakh I #9 I SG

Born: Jember, 16 Februari 1986

Height: 188 cm

Weight: 70 Kg


Regular Season 2010-2011 Statistics

PPG : 8.0

RPG :.5.0

APG : 1.3

3P% : 25.7%

Jumat, 21 Januari 2011

Makin Matang dan Solid


Recap Seri 4, Bali - NBL Indonesia : “Siap Menuju Tahta Tertinggi”

Satu minggu telah berlalu dari NBL Indonesia seri keempat di Bali. Pembuktian tim calon Juara; Nuvo CLS Knights, selama seri tersebut memberikan sebuah angin segar, bahwa tim kebanggaan Kota Surabaya ini memang layak berada di Tahta tertinggi (JUARA) NBL Indonesia musim 2010-2011.

Meski hanya berhasil memetik 4 Kemenangan dari 6 Pertandingan, hasil tersebut masih bisa dikatakan lumayan. Sebelum berangkat ke Bali Coach Amran pernah mengatakan pada Media bahwa target yang ingin dikejarnya adalah Menang 4 kali di Bali. Setelah seri di Bali selesai, Beliau pun menyayangi target yang dicanangkannya tersebut, “Seharusnya kita bisa sapu bersih di seri ini! Ternyata “ada Yang Mendengar” omongan saya tentang target 4 kali Menang, dan hal tersebut menjadi kenyataan. Lain kali saya harus ingat untuk mengatakan Minimal 4 kali!” seru Coach Amran, menyesali 2 kekalahan CLS Knights di Bali.

Berbeda dengan Coach Amran, General Manager Bambang Susilo menyatakan cukup puas dengan hasil yang digapai oleh timnya, terlebih menurutnya permainan kompak secara tim sudah lebih meningkat dibandingkan dengan seri – seri sebelumnya. “Inilah saatnya Nuvo CLS Knights Bangkit. Saya yakin puncak performa tim ini akan terlihat di Championship Series – Surabaya, Maret nanti”, ujar Pak Bambang dengan bangga setelah selesai menyaksikan Nuvo CLS Knights menang atas Aspac di pertandingan terakhir seri Bali.

Meski mengalami 2 Kekalahan dari Garuda Bandung dan Pelita Jaya, bukan berarti Nuvo CLS Knights kalah kelas dari kedua tim tersebut. Selama kedua pertandingan berlangsung, sebenarnya para pemain sudah bermain sangat bagus, dan terlihat sangat bersemangat mengejar kemenangan. Akan tetapi semangat yang terlalu mengebu – gebu tersebut kerap kali menjadi boomerang bagi tim ini. Terutama di saat – saat genting, semangat tersebut menyebabkan para pemain menjadi kurang tenang, terburu – buru, dan membuat kesalahan yang tidak perlu. Kemenangan Garuda dan Pelita Jaya adalah pil pahit yang harus ditelan akibat kesalahan – kesalahan kecil Nuvo CLS Knights.

“Anak - anak masih suka terburu – buru dalam pengambilan keputusan saat Offense maupun Defense, ini mengakibatkan tim lawan bisa mengambil momentum untuk mengejar. Sangat disayangkan, seharusnya kami bisa merebut 2 game tersebut“, ungkap Assistant Coach Erwin Triono.


Di seri Bali kemarin juga terlihat dua wajah baru yang hadir di Bench Nuvo CLS Knights. Salah satunya adalah pelatih kawakan yang pernah malang melintang di dunia perbolabasketan Indonesia; Coach Kim Dong Won sebagai Technical Advisor. Dan satu lagi adalah seorang pelatih fisik muda yang berwajah tampan; Andre Yuwadi.

Kehadiran Mr. Kim (panggilan akrab Coach Kim Dong Won) diharapkan dapat mendongkrak permainan Nuvo CLS Knights semakin solid. “Dengan Pengalaman dan kemampuan yang dia miliki, kehadiran dia (Mr. Kim Dong Won) sangat membantu tim kami untuk mengejar Juara,” jelas Bambang Susilo.

Andre Yuwadi, anak muda asal Jakarta ini meski terlihat lugu, dia memiliki pengetahuan yang sangat luar biasa mengenai kepelatihan fisik. Dia baru saja lulus dari Beijing University, China. Di negeri bambu tersebut dia menuntut ilmu Jurusan Kepelatihan Fisik khusus untuk Bola Basket. Saat ini Andre fokus membentuk kekuatan fisik para pemain untuk mencapai performa puncak di Championship Series bulan Maret nanti.


Selain itu para pemain Nuvo CLS Knights juga menunjukkan permainan dan pengetahuan yang semakin matang.
Tanpa mengesampingkan kontribusi semua pemain, berikut adalah para Ksatria Suroboyo yang menunjukkan performa sangat baik di Bali:

Sandy, Febri, dan Dimaz beberapa kali menjadi mesin points bagi Nuvo CLS Knights.

Indra meski sempat sedikit menurun performanya akibat sakit dan cedera di pergelangan tangan, mampu bangkit dan menjadi kekuatan menakutkan di bawah ring saat menghadapi Aspac.

Jeffry Bong, si Brewok Macho, dengan Defense-nya yang keras semakin ahli dalam mematikan pergerakan para bintang tim lawan.

Dwi Haryoko & Wijaya Saputra juga mendapat pujian dari Tech Advisor Mr. Kim sebagai para pemain yang punya potensi untuk menjadi Bintang masa depan Bola Basket Indonesia.

Salah satu pemain muda yang terlihat menonjol adalah Tony Agus. Anak muda satu ini sering merepotkan jantung pertahanan musuh dengan ketajaman tembakan jarak jauhnya, dan juga menjadi seorang defender yangcukup tangguh.

Kabar gembira lain juga menghampiri kubu Nuvo CLS knights, yaitu salah satu pemain yang kaya akan pengalaman, Andrie “Yayan” Ekayana sudah mulai dapat menyatu kembali. “ Saya akan terus berusaha beradaptasi di dalam tim, dan saya siap untuk membantu Nuvo CLS Knights Surabaya mengejar Juara di Musim ini,” ujar Yayan sapaan akrab dari Andrie Ekayana.


Dengan modal para pemain yang semakin Matang dan Tim yang Solid ini, membuat Nuvo CLS Knights semakin diwaspadai oleh Tim Papan Atas lainnya. Siapapun lawannya nanti di Championship Series bulan Maret, Nuvo CLS Knights siap untuk menghadapinya, dan tentu saja siap bertarung merebut Tahta tertinggi di NBL Indonesia; JUARA.
(rntj)
Photo by Jawa Pos / nblindonesia.com


Hasil Pertandingan Nuvo CLS Knights di NBL Indonesia Seri 4 Bali :

Nuvo CLS Knights (59) – Garuda (62)

Nuvo CLS Knights (61) – SW Angsapura (55)

Nuvo CLS Knights (77) – MUBA Hangtuah (55)

Nuvo CLS Knights (49) – Pelita Jaya (56)

Nuvo CLS Knights (71) – Bima sakti (53)

Nuvo CLS Knights (66) – Aspac (48)

Minggu, 09 Januari 2011

Semangat Baru di Tahun 2011, Pembuktian “Calon Juara” di Pulau Dewata

--- Jadwal Padat di Seri 4 Bali ---

Setelah melewati 3 (tiga) Seri dalam perhelatan NBL Indonesia musim 2010 / 2011. Nuvo CLS Knights menutup tahun 2010 dengan rekor 12 kali kemenangan dan 4 kali kekalahan. Saat ini Nuvo CLS Knights menduduki peringkat 3 (tiga) klasemen sementara.

Apa yang telah dicapai pada tahun 2010, tidak serta merta membuat klub asal Surabaya ini puas diri, perjalanan masih panjang dan penuh dengan tantangan. Di tahun baru ini CLS Knights termotivasi untuk terus membuktikan dan mengejar apa yang menjadi haknya, yaitu menjadi Juara NBL Indonesia 2010 / 2011.

Usaha untuk memperoleh hasil yang lebih baik lagi dan mengukir sejarah di tahun 2011, sangat memotivasi CLS Knights. “Kami ingin masuk Final dan kalau bisa jadi Juara !!!“, ujar General Manager Nuvo CLS Knights Bambang Susilo dengan penuh semangat dan percaya diri.

Semangat ini juga yang akan dibawa Nuvo CLS Knights di tahun 2011 ke seri 4(empat) di Pulau Dewata.

Selama di Bali ini, arek –arek Suroboyo akan menjalani 6 (lima) pertandingan dengan jadwal yang sangat padat antara satu pertandingan ke pertandingan lainnya.

Meski demikian, hal tersebut tidak membuat fokus para pemain Nuvo CLS Knights terganggu.

Terbukti saat seri 1 di Surabaya Nuvo CLS Knights juga harus melalui jadwal yang super padat, dan ditambah sebagian besar pemain juga sedang menghadapi Ujian Tengah Semester di kuliahnya saat itu; hasilnya Nuvo CLS Knights berhasil memenangkan 5 dari 6 pertandingan.

“Bukan masalah bagi kami untuk menghadapi jadwal yang super padat di seri ke-empat, kami akan berusaha membuktikan Nuvo CLS Knights Surabaya adalah kandidat kuat Juara NBL Indonesia”, janji Dimaz Muharri selaku Jendral Lapangan dari Nuvo CLS Knights.

Good Luck CLS Knights! Keep on Fighting..

(rntj)

Jadwal Pertandingan di Seri 4 Bali :

Minggu, 9-Jan-2011, 6.00 pm : Nuvo CLS Knights vs Garuda

Senin, 10-Jan-2011, 8.00 pm : Nuvo CLS Knights vs SW Angsapura

Selasa , 11-Jan-2011, 6.00 pm : Nuvo CLS Knights vs Muba Hangtuah

Kamis, 13-Jan-2011, 8.00 pm : Nuvo CLS Knights vs Pelita Jaya

Jumat, 14-Jan-2011, 4.00 pm : Nuvo CLS Knights vs Bima Sakti

Sabtu, 15-Jan-2011, 5.00 pm : Nuvo CLS Knights vs Aspac Jakarta

Senin, 27 Desember 2010

Good Looking, Good Personality, and Great Spirit



Player of the Week - Nuvo CLS Knights
Wijaya “ Wijin “ Saputra : Idola yang Rendah Hati

Wijin; sapaan akrab dari Wijaya Saputra, salah satu pemain yang memiliki talenta hebat dalam dirinya. Berbekal segudang pengalaman dari berbagai ajang kompetisi Basket di Indonesia, dari kompetisi antar klub amatir di Jakarta sampai Kompetisi Basket tertinggi antar Universitas di Indonesia (LIBAMA Nasional) pada era tahun 2005-2007, Wijin akhirnya naik kasta ke liga professional ( dulu IBL sekarang NBL Indonesia) pada tahun 2008.



Sejak awal karirnya di Profesional Wijaya sudah membela Nuvo CLS Knights Surabaya.
Meski selalu tampil gemilang di ajang LIBAMA Nasional dan berhasil meraih tiga kali juara Nasional, serta meraih medali perunggu saat membela Tim Nasional Basket Junior di ASEAN University Games Vietnam 2006; tidak membuat anak muda asal Jakarta ini langsung mendapat perhatian dan kesempatan menunjukan kemampuannya di tim Profesional.
Wijaya, harus melewati proses panjang selama 2 tahun untuk benar – benar meyakinkan pelatih akan yang dia miliki. Selama dua tahun tersebut Wijin lebih banyak berada di bangku cadangan CLSK, saat rekan - rekan setimnya sedang berjuang.


Bukan hal mudah bagi seorang pemain muda untuk melewati proses yang berat ini.

Tapi Wijaya selalu menunjukan semangat pantang menyerah yang luar biasa.
Terbukti di Musim Kompetisi NBL Indonesia 2010-2011 menjadi berkah bagi dirinya, sejak seri 1 di Surabaya dia mendapat kepercayaan dari tim pelatih untuk masuk dalam jajaran Starting 5 di Kubu Nuvo CLS Knights Surabaya.

“Saya tidak kecewa meskipun tidak mendapat kesempatan untuk bermain, justru hal itu yang lebih memotivasi saya untuk bekerja lebih keras lagi, “ Ujar Wijin mengenang awal karirnya

Kepercayaan yang telah didapatnya tentu saja tidak di sia-siakan oleh Wijin, saat ini dia menduduki urutan Tiga Besar Pencetak Points bagi CLSK di NBL Indonesia saat ini. Selain itu, Wijin juga kerap kali menjadi senjata penentu dari CLSK meraih kemenangan.


Wijaya juga berhasil mencetak angka terbanyak sepanjang karirnya sebagai pemain basket saat melawan Garuda di Seri 1 NBL Indonesia, dengan 22 Points dan menciptakan sebuah momen bersejarah tembakan 3 angka buzzer beater dari ¾ lapangan di akhir kuarter 2.


“Wijaya Saputra merupakan salah satu pemain kami yang perkembangannya sangat pesat. Semangat juang anak ini sangat tinggi di lapangan, Maka saya berani memberikan kepercayaan kepada dia sebagai Starter di Tim kita,” Ujar Coach Amran memberikan pujian.


Tidak bisa dipungkiri, pemain basket yang juga mantan bintang iklan produk sepatu dan parfum ternama ini memiliki modal Wajah yang Tampan dan kepribadian yang rendah hati, hal tersebut membuat banyak para penggemar yang sangat mengidolakan Wijaya saat ini terutama para kaum hawa.


Di usianya yang semakin Dewasa ( 25 tahun ), Wijin bertekad mengantarkan Nuvo CLS Knights Surabaya menjadi JUARA di NBL Indonesia.
“Memberikan hadiah paling indah bagi para fans, Nuvo CLS Knights, dan tentu saja bagi kota Surabaya adalah ambisi saya di tahun ini”, tekad Wijaya Saputra.
(rntj)


Wijaya Saputra I #8 I SG

Regular Season 2010-2011 Statistics
PPG : 7.9
RPG :.5.2
APG : 1.8

Born: Jakarta, 25 Januari 1985
Height: 184 cm
Weight: 83 kg

Jumat, 24 Desember 2010

Merry Christmas


Keluarga Besar Nuvo CLS Knights mengucapkan Selamat Hari Natal
25 - Desember - 2010

We wish everyone a Happy Holiday and Full of Blessings from God

Kamis, 23 Desember 2010

Kenangan Terindah dan Terburuk bagi Nuvo CLS Knights


Recap Seri 3 NBL Indonesia - Solo


Hasil Seri 3 di Solo, memberikan sebuah kenangan terindah dan juga sekaligus menjadi yang terburuk bagi Nuvo CLS knights selama perjalanannya dalam NBL Indonesia 2010-2011.

Di hadapan publik Solo, Nuvo CLS Knights berhasil memetik 3x Kemenangan dari Citra Satria, Pelita Jaya, dan SW Angsapura, lalu 2x kekalahan dari Satria Muda dan Garuda.

Sangat di sayangkan, dengan apa yang kami miliki seharusnya kami bisa memetik minimal 4 kemenangan di Kota Solo ,” Ujar Bambang Susilo selaku General Manajer Nuvo CLS Knights.

Kekalahan 2x di Solo, menjadi yang terburuk bagi Nuvo CLS Knights sejak bergulirnya NBL Indonesia sampai saat ini. Yang mana dalam seri-seri sebelum-nya, CLS hanya menerima 1 kekalahan di setiap serinya; di Seri 1 Surabaya, Nuvo CLS Knights dikalahkan oleh Pelita Jaya, dan Seri 2 Bandung oleh Satria Muda.

Kekalahan dari Satria Muda dan Garuda di Seri 3 Solo sangat menyakitkan bagi Nuvo CLS Knights, melihat penampilan dari seri-seri sebelumnya, seharusnya CLSK mampu merebut kemenangan melawan 2 raksasa era IBL tersebut. Terlebih Garuda yang pernah kalah dari CLSK di seri 1 dengan selisih 31 points.

Meskipun hasil Seri 3 di Solo tidak terlalu memuaskan, secara keseluruhan penampilan dari anak - anak besutan Coach Amran ini menunjukan peningkatan. “Defense sudah lebih berkembang, kami perlu sedikit pembenahan di sektor Offense. Anak-anak sudah lebih baik dalam sistem permainan yang saya terapkan,” Ungkap Pelatih kawakan Coach W. Amran.
“Pengalaman dan Konsistensi performa dalam setiap pertandingan, masih menjadi masalah bagi anak – anak muda CLS ini ”, tambah Coach Amran.

Dalam hal Non-Teknis, “Mental Bertanding” dari para pemain muda CLSK juga terlihat meningkat. Terbukti saat berhadapan dengan Garuda, meski sudah tertinggal 20 points di akhir kuarter 3, Dimaz Muharri dan kawan –kawan dapat bangkit melawan di kuarter akhir dan berhasil memperkecil ketertinggalan. Freddy Chen menjadi mesin pengumpul poin terbanyak meski hanya bermain sebentar, yaitu dalam kuarter 4 saja. Meski sayang hasil akhir tetap kalah, ada suatu sedikit “cahaya cerah” ditunjukkan oleh para punggawa CLS Knights Surabaya pada akhir pertandingan tersebut.

Terlepas dari semua itu, Nuvo CLS Knights juga mengukir sebuah kenangan termanis di Kota Solo. CLSK berhasil mematahkan rekor tidak terkalahkan Pelita Jaya. Setelah bertahan dengan julukan the Unbeatable Team selama 11 pertandingan berturut – turut, akhirnya CLSK memberikan kejutan bagi Pelita Jaya di Solo. Nuvo CLS Knights berhasil memetik kemenangan melalui pertarungan yang keras dan membalas kekalahan yang di Seri 1.

Momen indah ini juga mengukirkan sebuah sejarah baru bagi Pasukan asal Surabaya. Kemenangan atas Pelita Jaya memberikan sebuah warna baru dalam persaingan mengejar Juara di NBL Indonesia musim perdana. Seperti halnya

“Thank you SOLO and for all the Supports! Next series we’ll be better!!!,” janji “WIJIN” sapaan akrab Wijaya Saputra .

Keep on Fighting Knights!!!
(rntj)
Photo by Farid - Jawa Pos

Hasil Pertandingan Nuvo CLS Knights di NBL Indonesia Seri 3 Solo :

Nuvo CLS Knights (64) – Satria Muda (70)

Nuvo CLS Knights (82) – Citra Satria (35)

Nuvo CLS Knights (71) – Pelita Jaya (64)

Nuvo CLS Knights (68) – SW Angsapura (51)

Nuvo CLS Knights (55) – Garuda (68)