Rabu, 05 Oktober 2011
Tipikal Pelatih Modern, Dapat Mental Juara dari Satria Muda
Istri-Pacar Pemain Kompak, Berkah Jas Pinjaman Mertua
Di Balik Gelar Juara CLS Knights Surabaya
Nuvo CLS Knights Juara Preseason 2011-2012
Hasil Pertandingan Turnamen Preseason NBL Indonesia 2011-2012 :
Penyisihan Grup B:
Nuvo CLS Knights (55) vs (38) Stadium
Top Leader : Poin (Tony Agus 11, Indrajaya 10), Rebound (Wijaya 8, Indrajaya 7)
Nuvo CLS Knights (61) vs (57) Pelitajaya
Top Leader : Poin (Jeffry Bong 14, Indrajaya 9), Rebound (Dimaz 8, Indrajaya 8), Steal (Yayan 3)
Nuvo CLS Knights (67) vs (44) Muba Hangtuah
Top Leader : Poin (Jeffry Bong 14, Indrajaya 9), Rebound (Dimaz 8, Indrajaya 8), Steal (Indrajaya 4)
Nuvo CLS Knights (72) vs (34) Satya Wacana
Top Leader : Poin (Herman 13, Jeffry 11), Rebound (Wijaya 9, Tony 6), Assist (Dimaz 6)
Nuvo CLS Knights (73) vs (40) Pasific
Top Leader : Poin (Wijaya 16,Yayan &Jeffry 13), Rebound (Wijaya 8, Indrajaya 6), Assist (Herman &Freddy 3)
Semifinal :
Nuvo CLS Knights (60) vs (44) Garuda Bandung
Top Leader : Poin (Sandy 12,Yayan 11), Rebound (Indrajaya 8, Sandy &Freddy 4), Steal (Sandy &Dimaz 3)
Final :
Nuvo CLS Knights (59) vs (50) Aspac Jakarta
Top Leader : Poin (Sandy 15, Febri 13), Rebound (Indrajaya 7, Dimaz 6), Assist (Dimaz 4), Steal (Febri & Dimaz 4)
Kamis, 15 September 2011
Roster Nuvo CLS Knights di NBL Indonesia Pre-Season
Dalam Turnamen Pre-Season di Malang ini, CLS Knights berada di Group B bersama Pelita Jaya, Stadium, Muba Hangtuah, Satya Wacana, dan tim pendatang Pasific. Head Coach Nuvo CLS Knights, mematok target sapu bersih bahkan sampai dengan menjadi Juara di turnamen yang di gelar di kota Malang ini. Saya optimis, Kita bisa Juara di turnamen Pre-season ini dengan melihat beberapa peta kekuatan lawan. Kita masih di atas, apalagi mental anak-anak sreg untuk mengejar juara,"Ungkapnya.
Lobang yang di tinggalkan oleh Dwi Haryoko (Pelatnas) dalam Starting Five akan di isi oleh Freddy Chen yang permainannya meningkat belakangan ini serta salah satu Rookie kita di musim 2011-2012, Herman Lo. Sementara itu, Dimaz yang cedera beberapa waktu lalu, kini sudah mulai pulih dan dapat ikut berlatih bersama tim. Ini masih proses untuk mengembalikan insting di lapangan, kemungkinan Dimaz Muhhari tidak akan terlalu di paksakan untuk bermain lebih lama. Posisi PG akan di isi oleh Hendry Sudjana (pemain baru hasil trade dengan Sigit) dan satu pemain kejutan yang kembali mendapat kepercayaan menjadi seorang PG (dadakan).
Seluruh elemen dalam Nuvo CLS Knights sepakat untuk mengejar Juara di turnamen Pre-season ini. Juara harga mutlak bagi kami.
Let's Go Knights!!
Champion!!!
Berikut Roster Nuvo CLS Knights yang akan di terjunkan dalam turnamen Pre-Season NBL Indonesia :
2. Dwi Haryoko [PF] # 2 *Tidak dapat bermain karena mengikuti Timnas
3. Hendry Sudjana [PG] # 5 *Pemain Baru
4. Wijaya Saputra [SG] # 8
5. Sandy Febiansyakh [SG] # 9
6. Rachmad Febri Utomo [SF] # 10
7. Ernest Koswara [SG] # 13 *Rookie
8. Tony Agus [PF] # 12
9. Dimaz Muharri [PG] # 17
10. Freddy Chen [C] # 29
11. Andrie Ekayana [SG] # 31
12. Herman Lo [PF] # 32 *Rookie
13. Elia Prana Bukit [PF] # 40
14. Agustinus Indrajaya [C] # 91
Minggu, 28 Agustus 2011
Kamis, 25 Agustus 2011
Libur Tidak Pengaruhi Program Latihan
Para Pemain di Tuntut Terapkan Sistem “Active Rest” Selama Libur
Sebelum memasuki hari raya Idul Fitri, Nuvo CLS Knights mengadakan acara Buka Bersama kemarin, dengan mengundang anak-anak sekitar komplek GOR Kertajaya (Markas Nuvo CLS Knights) dan para fans-fans yang tergabung dalam “Knights Society”. Ini kesempatan bagi kami untuk berbagi kepada sesama sebagai tanda syukur atas apa yang telah Tuhan berikan kepada kami selama ini. Acara itu di dihadiri oleh para pemain Nuvo CLS Knights, Yayan, Febri, Wijaya, dll.
Para punggawa Nuvo CLS Knights mendapatkan jatah libur lebaran selama 1 minggu (27 Agustus – 4 September). Beragam aktifitas akan di lakukan oleh para pemain, baik itu bagi para pemain yang merayakan hari raya Idul Fitri maupun tidak merayakan.
Beberapa pemain ada yang mudik ke kampung halaman seperti Andrie Ekayana yang pulang ke kota Malang untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga, ada juga yang mengisi waktu libur untuk mengunjungi keluarga yang tinggal di luar kota Surabaya, bahkan beberapa pemain memilih untuk tetap tinggal di Surabaya selama jatah waktu libur yang di berikan.
Bukan berarti libur yang cukup panjang itu dapat memberikan dampak buruk bagi masing-masing individu maupun tim, dalam hal ini program-program latihan untuk persiapan turnamen mendatang. Sebenarnya, libur ini termasuk program latihan, karena dengan liburan para pemain bisa melepaskan diri mereka dari kepenataan sesaat.
Libur kira-kira dalam seminggu tidak terlalu masalah, karena dalam seminggu tidak menganggu “Muscle memory” yaitu kemampuan otot untuk mengingat kebiasaan yang di lakukan,“ Pendapat GM Nuvo CLS Knights Bambang Susilo.
Di lain pihak, tim pelatih dari Nuvo CLS Knights mengungkapkan, selama liburan-pun para pemain di tuntut terapkan sistem latihan yang di kenal dengan istilah “Active Rest(Istirahat Aktif)” dan tetap pegang bola supaya feeling terhadap bola tidak hilang.
Active Rest (Istirahat Aktif) merupakan istilah yang di gunakan dalam prinsip-prinsip di bidang pelatihan olahraga. Dalam buku yang berjudul “Peak When It Count” yang di tulis oleh FH Williams, menjabarkan bahwa Active Rest (Istirahat aktif) adalah bentuk istirahat (yang di gunakan juga dalam fase transisi) yang berupa aktifitas fisik secara ringan, seperti jogging, sepeda, renang, atau olahraga lain selain spesialis cabang. Hal ini akan membantu pemulihan dan menjaga/memelihara kebugaran fisik atlet.
Dengan menerapkan Sistem Active Rest selama liburan, para pemain di harapkan siap untuk melanjutkan program-program latihan seperti biasa setelah liburan usai. Guna untuk mempersiapkan tim dalam menyongsong turnamen Pre-Season yang akan di gelar mulai tanggal 23 September ini di Malang. Tentu semua elemen di kubu Nuvo CLS Knights fokus untuk mengejar juara di turnamen tersebut, apalagi skuad yang di persiapkan cukup komplit (minus Dwi haryoko yang sedang mengikuti pelatnas). Kami akan usahakan untuk merebut gelar juara di Malang,” Ujar Christopher Tanuwidjaja (Managing Partner) dengan optimis.
Tidak lupa, semua jajaran Manajemen, Tim Pelatih, dan Para Pemain Nuvo CLS Knights mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin”.
Bravo Nuvo CLS Knights...
Kamis, 18 Agustus 2011
Tampil Luar Biasa, Pengalaman Berharga (Recap Turnamen Sritex Cup 2011)
Nuvo CLS Knights Raih Runner-up di Turnamen “Sritex Cup” Dengan Hanya Bermodal 2 Pemain Senior (Wijaya Saputra & Hendry “Jrink” Sudjana)
Nuvo CLS Knights kembali membukuhkan sebuah prestasi gemirlang di kancah perbola-basketan Nasional. Kali ini, Freddy Chen dkk berhasil mengukir prestasi dalam turnamen yang berlangsung di Kota Solo, “Sritex Cup” dengan membawa pulang gelar Runner-up (Peringkat 2).
Ini gelar kedua bagi Nuvo CLS Knights dalam musim ini (2011/2012) setelah berhasil menjuarai turnamen Internasional 4 negara “World Challenge” bulan Mei lalu. Dan kami tidak akan pernah berhenti untuk mengejar gelar-gelar selanjutnya,” Ungkap Wijaya Saputra, Captain tim Nuvo CLS Knights yang berlaga di “Sritex Cup”.
Berbeda dengan sebelumnya, kali ini gelar tersebut di persembahkan oleh para pemain muda binaan (Junior) dari Nuvo CLS Knights. Ya, dalam turnamen Sritex Cup tersebut ; tim Kebangaan kota Surabaya ini tampil dengan mayoritas pemain binaan (Junior) di tambah dengan 2(dua) pemain yang memiliki pengalaman bermain di ajang profesional (NBL Indonesia) Wijaya Saputra dan Hendry “Jrink”Sudjana.
Itu bisa di bilang sebuah pencapaian yang sangat membanggakan, ini karena kita tampil dengan kekuatan para pemain muda yang minim pengalaman bertanding, sehingga nak-anak dapat memetik sebuah pengalaman yang akan sangat berharga. Apalagi musuh-musuh yang di hadapi tidak bisa di pandang sebelah mata. Terlebih, karakter masing-masing lawan sangat berbeda satu dengan lain-nya.
Aspac Jakarta menurunkan skuad inti yang berlaga di level Profesional (Minus : Xaverius , Thoyib, Mario Gerungan, dan Vinton Nolland). Tim Sritex Solo sebagai tuan rumah di perkuat pemain-pemain senior (Ex-Bhineka) seperti Sandy Salomo, Wempy, Pek King Dhay, dan Lolik. Sedangkan tim yang berasal dari kota Bangka Belitung mayoritas di huni oleh pemain muda.
Dalam turnamen Sritex Cup itu, Nuvo CLS Knights berhasil menang atas 2 tim yakni Sritex Solo 94-67, dan PBS Bangka Belitung dengan Skor telak 87-47. Satu-satunya kekalahan yang di derita berasal dari tim profesional asal Jakarta yakni Aspac dgn skor 68-87.
Berani Bertarung Dengan Pemain Yang Lebih Berpengalaman
Berhadapan dengan para pemain senior yang lebih berpengalaman seperti Lolik dan King Dhay dikubu Sritex Solo, sama sekali tidak menciutkan nyali para punggawa muda Nuvo CLS Knights. Mereka terus menekan dari awal pertandingan, dan berhasil meningalkan jauh musuh-musuhnya.
Berhadapan dengan para pemain senior ini, sebenarnya punya motivasi sendiri. Mereka unggul di pengalaman, dan kita unggul di fisik, oleh karena itu kami terus berupaya menekan lawan dari awal ,“Ungkap Freddy Chen yang bertugas mengawal Lolik sang MVP NBL Indonesia 2010-2011.
Pengalaman yang tidak terlupakan ketika berhadapan dengan tim-tim senior ini adalah bagaimana para pemain senior tersebut memiliki trik-trik yang dapat membuat kita melakukan kesalahan seperti Foul atau juga poin bagi lawan,” Pendapat Ernest Koswara (SG) sebagai salah satu pemain yang akan bermain di level Profesional musim ini.
Kubu Sritex Solo sendiri sangat kaget dengan peforma dari anak-anak Junior Nuvo CLS Knights. Wempy mantan pemain Bhineka di era Kobatama mengatakan, “tidak nyangka tim junior kalian kayak gini, padahal jujur aja kita awalnya yakin dapat mengalahkan CLS Knights yang mayoritas di huni oleh pemain-pemain junior”.
Persulit Lawan Dengan Mayoritas Pemain Profesional
Ketika berhadapan dengan Aspac Jakarta, Nuvo CLS Knights sempat unggul di 2 quarter awal. Wisnu dkk sungguh merepotkan tim yang dihuni oleh pemain-pemain yang berlaga di level tertinggi basket Indonesia. Anak-anak Junior ini terlihat bersemangat untuk mengalahkan tim kuat asal Jakarta itu.
Sayang, memasuki akhir-akhir pertandingan, banyak sekali Call-call wasit yang merugikan. “Ini mengakibatkan mental anak-anak kurang pede dan tertekan atas kesalahan-kesalahan yang dilakukan. Dan saat tertekan itu, anak-anak tidak dapat mengendalikan tempo permainan. Memang mental para pemain muda kita belum siap,” pendapat Coach Risdianto Roeslan yang cukup kecewa atas kekalahan itu.
Ernest mengungkapkan bahwa, Ketika berhadapan dengan Aspac Jakarta yang merupakan tim profesional : Saya merasakan bagaimana penting-nya hal-hal kecil seperti, posisi defense, Box-out, dan rebound. Karena kesalahan kecil aja bisa menjadi fatal kalo tim lawan sebagus Aspac. Ini pengalaman berharga saya sebelum terjun di NBL Indonesia musim ini.
Di sisi lain, Managing Partner Nuvo CLS Knights Christopher Tanuwidjaja melihat hal yang berbeda dalam kekalahan ini. “Ada baiknya kita kalah dari Aspac meskipun saya cukup kecewa, agar para pemain yang notabene masih muda itu tidak cepat puas diri dengan bisa mengalahkan tim sekelas Aspac Jakarta”.
Beda Level
Beda Level permainan terlihat ketika berhadapan dengan PBS Bangka Belitung. Nuvo CLS Knights terlihat unggul jauh dari segi kualitas dan kuantitas. Dari awal Quarter sampai akhir, Para Ke-Satria asal Surabaya ini terus menekan lawan dan unggul dalam perolehan poin.
Beberapa kali para pemain muda jebolan DBL dan Popmie seperti Kristianto(IPH Surabaya), Andri(IPH Surabaya), dan Okky Ariesta (DBL All-Star) berhasil memporak-porandakan pertahanan PBS Babel. Akhirnya, Nuvo CLS Knights berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan telak 87-47. Ini pertandingan terakhir selama berjuang 3 hari berturut-turut dalam turnamen “Sritex Cup” di Solo.
“Semua pemain muda bagus! Perkembangan mereka luar biasa dari sejak mereka bermain di kompetisi Libama, Pop Mie, dan DBL. Masing-masing Individu mampu menjalankan peranan yang di tugaskan dengan baik. Untuk beberapa pemain NBL yang debut maupun yang sudah di sana menunjukan permainan yang menjanjikan terutama Ernest dan Wewe. Kredit untuk Wijaya yang mampu menjadi Captain yang baik, Freddy juga mampu menjawab kesempatan yang di berikan dengan baik. Catatan positif untuk pemain masa depan Nuvo CLS Knights yaitu Kristianto Halim,” Ungkap Head Coach Nuvo CLS Knights Risdianto Roeslan yang akrab di sapa Cak Risdi.
Klasemen Akhir “Sritex Cup”14-16 Agustus 2011, di Solo :
Aspac Jakarta ([3] Main--[3] Menang--[0] Kalah)
Nuvo CLS Knights ([3] Main--[2] Menang--[1] Kalah)
Sritex Solo ([3] Main--[1] Menang--[2] Kalah)
PBS Bangka Belitung ([3] Main--[0] Menang--[3] Kalah)
Hasil Pertandingan di Turnamen Sritex Cup, 14-16 Agustus 2011 :
Game 1: Nuvo CLS Knights x Sritex Solo 94-67
Game 2: Nuvo CLS Knights x Aspac Jakarta 68-87
Game 3: Nuvo CLS Knights x PBS Bangka Belitung 87-47
